Kenali Apa itu Detector Gas dan Fungsinya

Posted on Jan 17, 2024

Dalam artikel ini, kami akan membahas tentang perangkat gas detector untuk deteksi gas, mulai dari pengertian, fungsi gas detector, jenis-jenis, sampai cara....


Gas merupakan salah satu bentuk benda selain benda cair dan padat. Gas memiliki sifat tidak mudah terlihat, berwujud transparan, dan tidak dapat disentuh. Gas juga dapat mengisi ruangan secara cepat dan fleksibel karena tidak memiliki bentuk yang padat dan cenderung lebih ringan dari benda cair.

Kenali Apa itu Detector Gas dan FungsinyaKey Takeaways

  • Detector gas atau gas detector adalah alat yang digunakan untuk mengetahui apakah ada gas berbahaya di sekitar Anda.
  • Ada tiga kategori yang dapat dideteksi, yaitu gas beracun, gas mudah terbakar, dan penipisan oksigen.

Beberapa jenis gas dinilai dapat berbahaya bagi manusia. Ada beberapa gas yang memiliki sifat beracun, seperti karbon monoksida, sehingga dapat menghambat fungsi tubuh dan pernapasan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Terlebih, kejadian kebocoran gas juga sering kali terjadi di ruangan yang dapat mengancam penghuni maupun pekerja di dalamnya. Oleh karena itu, alat detektor gas atau gas detector masih sangat dibutuhkan, bahkan hingga tahun 2023.

Apa itu gas detector? Dalam artikel ini, kami akan membahas tentang perangkat gas detector untuk deteksi gas, mulai dari pengertian, fungsi gas detector, jenis-jenis, sampai cara menggunakan detektor gas. Pastikan untuk baca informasi ini sampai selesai.

 

Apa itu Detector Gas?

Detector gas adalah alat yang digunakan untuk mengetahui apakah ada gas berbahaya di sekitar Anda. Biasanya, alat ini dipakai di tempat-tempat yang mungkin terjadi kebocoran gas, seperti pabrik, tambang, atau kilang minyak. Kebocoran gas dapat menimbulkan bahaya serius, bahkan bisa menyebabkan kematian sebelum orang menyadari bahwa mereka sedang menghirup gas beracun.

Keberadaan gas detector menjadi sangat penting untuk mencegah risiko bahaya. Hal ini karena gas bisa tercampur dengan udara dan sulit untuk dideteksi secara langsung.

Detector gas berperan sebagai pelindung yang memberi peringatan jika ada potensi keberadaan gas yang tidak dapat terlihat atau berbau, yang bisa membahayakan kesehatan dan menyebabkan kecelakaan.

Dengan memberikan peringatan tepat waktu, gas detektor memungkinkan kita untuk mengambil tindakan yang diperlukan dan melindungi diri sendiri.

Alat ini juga diakui sebagai alat standar untuk keselamatan dan kesehatan kerja. Oleh karena itu, keberadaan gas detector di lapangan proyek sangat penting sebagai jaminan keamanan bagi para pekerja yang sedang bekerja.

Baca juga: Heat Detector: Minimalkan Risiko Kebakaran dengan Respons Cepat

 

Fungsi Detector Gas

Sebenarnya, apa fungsi gas detector?

Setelah memahami pengertian gas detector, kita bisa melihat bahwa fungsi utama produk tersebut berguna untuk mendeteksi adanya potensi keberadaan gas yang berbahaya dalam lingkungan kerja. Selain itu, alat ini juga berfungsi sebagai peringatan bagi pekerja jika ada potensi bahaya akibat kebocoran gas.

Oleh karena itu, gas detector berfungsi sebagai perangkat peringatan yang dapat memberi peringatan tentang adanya keberadaan dan konsentrasi gas bagi tempat-tempat yang ingin dimasuki maupun ruangan tertentu.

Lewat sensor dan sistem alarm yang dimiliki, gas detector dapat melihat jika ada potensi gas berbahaya yang dapat mengancam kesehatan pekerja hingga menimbulkan risiko kebakaran maupun ledakan.

Sebagai langkah pencegahan terhadap bahaya kebocoran gas, biasanya gas detector dipasang dan terhubung dengan sistem kontrol. Hal ini berfungsi agar mesin segera berhenti ketika gas detector mendeteksi kebocoran gas di suatu tempat atau ruangan.

Tidak hanya itu, beberapa model perangkat gas detector ini juga memiliki sensor alarm yang dapat memberitahu pekerja apabila ada potensi gas berbahaya di dalamnya.

Gas detector dapat diintegrasikan dengan alarm atau lampu peringatan. Hal ini bertujuan agar ketika terdeteksi adanya kebocoran gas, semua orang di ruangan segera bisa menyelamatkan diri setelah mendengar bunyi alarm.

Pada dasarnya, ada tiga kategori gas berbahaya yang dapat dideteksi oleh gas detector dan potensi risikonya. Berikut adalah tiga kategori gas tersebut:

Fungsi Detector Gas1. Gas Beracun

Jenis gas ini menjadi salah satu jenis gas yang berbahaya bagi manusia. Gas ini dapat merusak fungsi tubuh bahkan dapat bersifat mematikan apabila dihirup atau diserap oleh manusia.

Salah satu contoh gas beracun adalah gas karbon monoksida (CO) yang memiliki efek samping pusing, sakit kepala, dan bahkan kematian saat dihirup. Selain itu, terdapat gas hidrogen sulfida (H2S) yang memiliki bau telur busuk dan sangat beracun sehingga dapat menyebabkan kematian.

2. Gas Mudah Terbakar

Jenis gas selanjutnya adalah gas yang mudah terbakar. Kategori gas ini berpotensi dapat meledak saat berinteraksi dengan sumber api.

Salah satu contoh gas ini adalah gas propana, metana, dan butana. Ketiga gas ini merupakan gas yang mudah terbakar. Oleh karena itu, ketiga gas ini dapat menimbulkan risiko kebakaran jika terjadi kebocoran gas.

3. Penipisan Oksigen

Penipisan oksigen merupakan fenomena ketika kadar oksigen dalam ruangan menjadi turun di bawah ambang batas aman yang direkomendasikan. Dampak dari penipisan oksigen dapat menyebabkan bernapas, kehilangan kesadaran, dan bahkan kematian perlahan.

Ada beberapa penyebab dari penipisan oksigen, mulai dari ruangan yang sempit, ventilasi yang buruk, atau gas yang menggantikan oksigen dapat menyebabkan penipisan oksigen dalam ruangan.

 

Jenis-Jenis Gas Detector

Secara umum, ada dua jenis alat pendeteksi gas yang dikenal luas. Kedua jenis alat ini banyak di jual dengan harga bervariasi, antara lain:

1. Single Gas Detector

Sesuai dengan namanya, alat ini dirancang khusus untuk mendeteksi atau mengukur satu jenis gas tertentu saja.

2. Multi Gas Detector

Alat ini memiliki kemampuan untuk mengukur beberapa jenis gas yang berbeda sekaligus. Jenis ini sangat populer karena dapat memenuhi berbagai kebutuhan keselamatan di lapangan. Semakin canggih alat pendeteksinya, semakin kecil kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja akibat inhalasi gas beracun.

Baca juga: Jenis Smoke Detector dalam Sistem Alarm Gedung

 

Cara Kerja Gas Detector

Detektor gas, atau yang sering disebut gas detector, menggunakan sensor untuk mengukur konsentrasi gas tertentu di udara sekitarnya.

Sensor ini berfungsi sebagai titik referensi dan skala, menghasilkan arus listrik yang bisa diukur ketika terjadi reaksi kimia akibat adanya gas tertentu.

Meskipun alat awal hanya mampu memantau satu jenis gas, tetapi saat ini detektor gas dapat mengukur beberapa gas sekaligus. Biasanya, detektor gas paling umum dapat mengukur 4 jenis gas, yaitu oksigen (O2), gas yang mudah terbakar (LEL), hidrogen sulfida (H2S), dan karbon monoksida (CO). Keempat gas ini dipantau oleh detector 4-gas, yang merupakan persyaratan minimum yang diatur oleh Peraturan SOLAS XI / 1-7.

 

Jaga Keamanan dan Keselamatan Gedung dengan Gas Detector yang Baik

Jaga Keamanan dan Keselamatan Gedung dengan Gas Detector yang BaikKeamanan merupakan investasi yang sangat berharga, terutama ketika melibatkan perlindungan dari potensi bahaya gas. Gas detector adalah salah satu solusi terbaik untuk menjaga gedung Anda dari risiko gas berbahaya yang dapat menyebabkan kebakaran dan mengancam keamanan.

Sebagai pelopor dalam industri keamanan gedung, MBS CCTV memperkenalkan solusi unggulan kami, yaitu Sistem Fire Alarm System Honeywell. Sistem ini tidak hanya memiliki kemampuan tinggi untuk mengidentifikasi titik api, tetapi juga menjamin respons cepat dan pengendalian yang efisien dalam situasi kebakaran.

Sebagai pemasok sistem keamanan terkemuka, kami sepenuhnya memahami pentingnya perlindungan ini. Oleh karena itu, jadikan MBS CCTV sebagai solusi keamanan gedung Anda.

Informasi lebih lanjut mengenai produk kami dapat Anda temukan di situs web resmi MBS CCTV.

Read Next

Memahami Pengertian Logistik dalam Supply Chain
Feb 22, 2024
Dalam rantai pasokan (supply chain), pengertian logistik merujuk pada manajemen distribusi barang dan jasa dari titik produsen ke titik konsumen akhir.
Efisiensi Biaya Logistik adalah Strategi Supply Chain
Feb 21, 2024
Biaya logistik adalah semua jenis biaya yang dikeluarkan dalam proses pengadaan, perpindahan dan distribusi barang/material dalam sistem supply chain.
Jenis dan Cara Mengoptimalkan Solar Panel Efficiency
Jan 31, 2024
Artikel ini akan membahas tentang apa itu solar panel efficiency, jenis-jenisnya, cara mengoptimalkan, hingga faktor yang memengaruhi efisiensi panel surya.
Mengenal Jenis dan Tips Pemasangan Solar Panel System
Jan 29, 2024
Jika Anda tertarik pasang solar panel system di rumah maupun gedung bangunan, berikut informasi yang perlu diperhatikan. Simak artikel ini hingga tuntas!
Strategi Pengembangan Pasar: Pengertian, Tahapan, dan Tantangannya
Jan 29, 2024
Strategi pengembangan pasar menjadi cara yang banyak digunakan perusahaan terkemuka dunia. Cari tahu lebih jauh mengenai market development strategy di sini.
Cold Chain Logistics: Pengertian, Proses, dan Manfaatnya
Jan 27, 2024
Simak pembahasan lebih lanjut di bawah ini mengenai apa itu cold chain logistics hingga bagaimana perusahaan mengintegrasikan cold chain logistics.