Konsultan MEP untuk Konstruksi Smart Building

Posted on Oct 17, 2023

Konsultan MEP untuk smart building telah mengambil tempat dalam pembangunan gedung modern dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dengan teknologi.


Konsultan MEP untuk bangunan berkonsep smart building telah mengambil tempat dalam pembangunan gedung modern dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dengan teknologi. Tujuannya untuk mencapai hasil konstruksi yang mendukung manajemen gedung modern termasuk otomatisasi gedung.

Konsultan MEP untuk Konstruksi Smart Building

MEP dalam Sistem Smart Building

MEP adalah tiga aspek yang menjadi satu kesatuan untuk berfungsi membentuk ‘tulang punggung’ berfungsinya sebuah bangunan yang terdiri atas sistem sirkulasi, listrik dan perpipaan. Ketiganya diuraikan sebagai berikut:

1. Mekanikal (Mechanical)

Bidang mekanikal dalam MEP berkaitan dengan seluruh sistem yang mengatur suhu, udara bersih dan ventilasi di dalam bangunan atau sistem HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning).

2. Elektrikal (Electrical)

Bidang elektrikal melibatkan perancangan dan instalasi sistem kelistrikan dalam bangunan mencakup mencakup pemasangan peralatan listrik, pencahayaan dan distribusi daya. Dalam sistem BAS, aspek ini juga mengatur cadangan listrik dan penggunaan listrik alternatif dari sumber listrik green energy seperti panel sola.

3. Plumbing

Plumbing berkaitan dengan penyediaan air bersih dan pengelolaan limbah cair dalam manajemen gedung atau bangunan yang mencakup sistem pipa air, pipa pembuangan, keran air, toilet dan seluruh peralatan sanitasi.

Kombinasi dari ketiga aspek di atas secara konvensional telah memastikan kenyamanan, efisiensi energi, keamanan, dan fungsionalitas bangunan secara keseluruhan. 

 

Konsep EMP Modern

Dalam perkembangan selanjutnya, fungsi MEP telah disesuaikan dan ditingkatkan sesuai dengan konsep gedung modern. Dalam hal ini, konsultan MEP harus mampu mewujudkan konsep yang mampu mendukung konsep baru khususnya building automation system dan smart building system. Dengan demikian maka tugas seharusnya sudah termasuk beberapa hal dibawah ini. 

1. Sistem Kontrol Cerdas (Smart Control Systems)

Integrasi sistem kontrol cerdas dalam wawasan MEP mencakup:

  • Sistem pengendalian pintar digunakan untuk mengotomatisasi dan mengintegrasikan berbagai sistem dalam bangunan, seperti HVAC, pencahayaan dan keamanan.
  • Sensor suhu, kelembaban, kehadiran dan cahaya digunakan untuk mengumpulkan data yang diperlukan untuk mengatur sistem secara otomatis.
  • Pengendalian pintar memungkinkan pengguna untuk mengontrol berbagai aspek bangunan melalui perangkat seluler atau panel sentral.

2. Pengelolaan Energi Terpusat (Centralized Energy Management)

Manajemen listrik dalam aspek elektrikal mengalami peningkatan cakupan sesuai perkembangan teknologi dimana perlu adanya sistem kelola energi secara terpusat. Dalam hal ini mencakup: 

  • Sistem elektronik digunakan untuk memantau dan mengendalikan penggunaan energi di seluruh bangunan.
  • Sensor pemantauan energi membantu dalam melacak konsumsi listrik, gas, dan air.
  • Pengendalian otomatis dan pengoptimalan waktu penggunaan energi membantu mengurangi biaya operasional.

3. Sistem Keamanan

Cakupan MEP untuk konstruksi gedung pintar telah mengambil peran dalam sistem keamanan gedung. Dalam hal ini, instalasi dan integrasi perangkat pintar untuk tujuan keamanan sangat dibutuhkan.

  • Sistem keamanan elektronik seperti CCTV, sensor gerak, dan akses kontrol digunakan untuk melindungi bangunan dan penghuni.
  • Integrasi dengan sistem pengendalian pintar memungkinkan pemantauan keamanan dari jarak jauh.

4. Pencahayaan dan Audiovisual (AV)

Aspek elektrikal dalam MEP konvensional telah ditingkatkan mencakup:

  • Sistem pencahayaan dan AV terhubung secara elektronik untuk memberikan kontrol yang lebih baik terhadap pencahayaan dan hiburan.
  • Penggunaan teknologi LED, proyektor cerdas, dan sistem suara berkualitas tinggi meningkatkan pengalaman pengguna.

5. Komunikasi dan Jaringan

Tugas MEP modern juga mencakup:

  • Sistem jaringan dan komunikasi yang kuat memungkinkan perangkat di seluruh bangunan untuk berkomunikasi dan berbagi data.
  • Jaringan yang handal diperlukan untuk mendukung layanan seperti VoIP (Voice over IP) dan Internet cepat.

6. Energi Terbarukan

Penggunaan green energy dalam gedung modern semakin populer akhir-akhir ini. Tugas MEP pun akan mencakup:

  • Perencanaan elektronik juga mencakup integrasi sumber energi terbarukan seperti panel surya dan turbin angin ke dalam infrastruktur bangunan.
  • Sistem pemantauan khusus digunakan untuk melacak kinerja energi terbarukan.

7. Manajemen Data dan Analitik

Jika tujuannya adalah untuk mencapai building management system yang berbasis teknologi maka kebutuhan instalasi perangkat analitik akan diperlukan. Data yang dikumpulkan oleh sensor dan perangkat elektronik digunakan untuk analisis yang lebih mendalam dalam rangka meningkatkan efisiensi operasional dan perawatan preventif.

Untuk mencapai keberhasilan MEP modern memerlukan kerjasama antara insinyur elektronik, insinyur mekanikal, dan insinyur sipil. Tujuannya adalah menciptakan bangunan yang efisien, nyaman, dan aman dengan mengintegrasikan teknologi elektronik yang relevan. 

Baca juga: Solusi Energi untuk Building Automation System

 

Ahli dan Profesional MEP

Dalam proyek MEP (Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing), dibutuhkan ahli dan profesional yang terlibat untuk merencanakan, mendesain, menginstal, dan memelihara sistem-sistem tersebut. Berikut adalah beberapa ahli dan profesional yang umumnya terlibat dalam proyek:

Ahli dan Profesional MEP

1. Insinyur Mekanikal (Mechanical Engineers)

Insinyur mekanikal bertanggung jawab untuk merancang sistem HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) yang mencakup pemanasan, pendinginan dan ventilasi dalam bangunan. Insinyur Mekanikal akan menentukan peralatan mekanikal, seperti chiller, boiler, dan sistem distribusi udara.

2. Insinyur Elektrikal (Electrical Engineers)

Insinyur elektrikal merancang sistem kelistrikan dalam bangunan, bidangnya termasuk perencanaan pencahayaan, distribusi listrik, dan peralatan listrik lainnya. Cakupan tanggung jawabnya termasuk mengintegrasikan panel surya atau sumber energi terbarukan lainnya.

3. Insinyur Plumbing (Plumbing Engineers)

Insinyur plumbing merencanakan sistem perpipaan, sanitasi, dan air bersih dalam bangunan untuk memastikan anda memiliki pasokan air yang aman dan efisien serta sistem pembuangan limbah yang sesuai.

4. Ahli Kelistrikan (Electrical Contractors)

Ahli kelistrikan adalah kontraktor yang melakukan instalasi sistem kelistrikan yang dirancang oleh insinyur elektrikal. Tugasnya termasuk pemeliharaan dan perbaikan sistem kelistrikan.

5. Kontraktor HVAC (HVAC Contractors)

Kontraktor HVAC memasang sistem HVAC yang telah dirancang oleh insinyur mekanikal. Bertanggung jawab untuk melakukan perawatan dan servis sistem HVAC.

6. Kontraktor Plumbing (Plumbing Contractors)

Kontraktor plumbing melakukan instalasi sistem perpipaan dan sanitasi yang telah dirancang oleh insinyur plumbing. Cakupan tanggung jawabnya termasuk merawat dan memperbaiki sistem perpipaan.

7. Pengawas Konstruksi (Construction Supervisors)

Pengawas konstruksi mengawasi pelaksanaan proyek secara keseluruhan, memastikan pekerjaan sesuai dengan rencana dan spesifikasi. Tanggung jawabnya termasuk mengkoordinasikan kerja berbagai subkontraktor dan tim.

8. Ahli Energi Terbarukan (Renewable Energy Experts)

Ahli energi terbarukan adalah orang yang terlibat jika ada rencana penggunaan panel surya, turbin angin, atau teknologi energi terbarukan lainnya dalam proyek MEP. Tugasnya adalah merancang dan mengintegrasikan solusi energi terbarukan.

9. Teknisi Pemeliharaan (Maintenance Technicians)

Teknisi pemeliharaan bertanggung jawab untuk menyediakan waktu pemeliharaan rutin dan perbaikan sistem MEP setelah bangunan selesai dibangun untuk memastikan sistem beroperasi dengan baik.

 

Rekomendasi Distributor Elektronik untuk MEP Smart Building

Karena keberhasilan konstruksi MEP untuk konsep gedung pintar ditentukan pula oleh produk elektronik yang digunakan maka konsultan MEP akan merekomendasikan distributor perangkat elektronik yang sesuai. Rekomendasi yang ditetapkan harus berdasarkan pada: 

Peralatan yang digunakan dalam konstruksi MEP harus mampu diintegrasikan ke dalam sistem manajemen gedung pintar. Dalam hal ini termasuk HVAC dan kamera keamanan yang digunakan. MBS sebagai distributor security system terpercaya dapat menjadi rujukan paling tepat untuk mendapatkan produk elektronik yang dimaksud.

Fungsionalitas bangunan akan menjadi parameter penting lainnya berbagai peralatan yang digunakan. Sebuah bangunan apartemen tentu saja membutuhkan perangkat elektronik yang sedikit berbeda dari bangunan rumah sakit misalnya.

Read Next

Kelebihan Panel Surya Dibandingkan Listrik Konvensional
Mar 06, 2024
Terdapat banyak kelebihan panel surya dibandingkan tenaga listrik berbasis fosil. Salah satunya adalah sebagai sumber energi bersih dan terbarukan.
Jenis Panel Surya Rekomendasi Terbaik 2024
Mar 05, 2024
Jenis panel surya yang paling umum dikenal secara konvensional adalah solar panel monocrystalline dan polycrystalline. Simak selengkapnya pada artikel berikut!
Perbandingan Antara On-Grid Solar Panel dengan Off-grid
Mar 04, 2024
On-grid solar panel dikenal juga sebagai grid-tied solar panels or grid-connected solar panels. Cari tahu selengkapnya pada artikel berikut ini!
Monocrystalline Solar Panel untuk Estetika Bangunan
Mar 02, 2024
Monocrystalline solar panel adalah jenis modul fotovoltaik yang terbuat dari struktur kristal tunggal dari material silikon. Simak kelebihan dan kekurangannya!
Pemasangan dan Instalasi Atap Panel Surya
Mar 01, 2024
Dalam sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap, instalasi komponen atap panel surya perlu memperhatikan persyaratan administrasi dan teknis.
Memahami Pengertian Logistik dalam Supply Chain
Feb 22, 2024
Dalam rantai pasokan (supply chain), pengertian logistik merujuk pada manajemen distribusi barang dan jasa dari titik produsen ke titik konsumen akhir.