Sistem Fire Alarm Konvensional Solusi Efisien untuk Keamanan Bangunan

Posted on Jun 15, 2024

Sistem fire alarm konvensional adalah sistem peringatan dini kebakaran untuk bangunan kecil hingga menengah. Simak artikel ini untuk mengetahui lebih lanjut!


Berfungsi sebagai sistem peringatan dini, fire alarm konvensional memainkan peran krusial dalam mengidentifikasi tanda-tanda awal kebakaran dan memberikan peringatan kepada penghuni gedung untuk segera melakukan evakuasi.

Sistem ini cocok untuk gedung berukuran kecil hingga menengah, seperti perkantoran, sekolah, dan apartemen.

Sistem Fire Alarm Konvensional Solusi Efisien untuk Keamanan Bangunan

Key Takeaways

  • Sistem fire alarm konvensional adalah sistem peringatan dini kebakaran untuk bangunan kecil hingga menengah. Terdiri dari detektor asap/panas, Master Control Fire Alarm (MCFA), alarm bell, indicating lamp, dan manual push button untuk mendeteksi dan memperingatkan potensi kebakaran.
  • Detektor mendeteksi asap atau panas, mengirim sinyal ke MCFA. MCFA mengaktifkan alarm bell dan indicating lamp untuk memberi peringatan suara dan visual, memungkinkan penghuni melakukan evakuasi dan petugas merespons situasi darurat.
  • Kelebihan sistem ini adalah biaya terjangkau, instalasi dan perawatan mudah, serta keandalan tinggi dalam mendeteksi kebakaran. Sistem ini juga kompatibel dengan berbagai perangkat deteksi dan peringatan.

 

Apa itu Sistem Fire Alarm Konvensional

Apa itu Sistem Fire Alarm Konvensional

Sumber: protec.co.uk

Berdasarkan situs protec.co.uk, Sistem Fire Alarm Konvensional adalah sebuah sistem yang digunakan untuk mendeteksi kebakaran di dalam bangunan. Sistem ini menggunakan detektor asap dan panas yang terhubung dengan panel kontrol utama.

Detektor-detektor ini aktif secara otomatis saat mendeteksi asap atau kenaikan suhu yang mencurigakan. Ketika detektor mendeteksi bahaya, mereka mengirimkan sinyal ke panel kontrol, yang kemudian mengaktifkan alarm bell, lampu indikator, dan perangkat lainnya untuk memberikan peringatan kepada penghuni bangunan.

Informasi yang disediakan oleh sistem konvensional mencakup zona-zona di mana kebakaran terdeteksi, memungkinkan respons cepat untuk evakuasi dan langkah-langkah pencegahan yang tepat. Meskipun tidak sekompleks sistem addressable, sistem konvensional tetap menjadi pilihan yang efektif dan terjangkau untuk keamanan gedung.

 

Komponen Utama Sistem Fire Alarm Konvensional

1. Detektor

Detektor adalah perangkat yang berfungsi untuk mendeteksi adanya asap atau panas yang dihasilkan oleh api. Terdapat dua jenis detektor utama yang biasa digunakan dalam sistem fire alarm konvensional:

  • Detektor Asap (Smoke Detector): Mendeteksi partikel asap di udara yang dihasilkan oleh kebakaran.
  • Detektor Panas (Heat Detector): Mendeteksi kenaikan suhu yang signifikan yang biasanya disebabkan oleh kebakaran.

Anda bisa menggunakan salah satu detektor asap rekomendasi kami, seperti 882 Photoelectric Smoke Detector, detektor asap photoelectric konvensional 4-kawat dengan indikator LED merah dan visibilitas 360°. Terhubung ke basis B801R, pemindahan detektor dapat dipantau. Detektor ini menyediakan output relai A untuk berbagai aktivasi perangkat saat alarm terdeteksi.

2. Master Control Fire Alarm (MCFA)

Master Control Fire Alarm (MCFA)

Master Control Fire Alarm (MCFA) atau panel kontrol adalah pusat kendali dari seluruh sistem. Panel ini menghubungkan semua detektor dan perangkat peringatan, serta berfungsi untuk memproses sinyal yang diterima dari detektor dan mengaktifkan alarm.

Rekomendasi produk kami adalah MS-9600LSE Control Panel, panel kontrol alarm kebakaran cerdas dan kompak yang mendukung hingga 50 perangkat yang dapat dialamatkan. Menggabungkan FACP dan DACT dalam satu unit, panel ini menawarkan fitur canggih dan cocok untuk aplikasi yang sebelumnya menggunakan panel konvensional.

3. Alarm Bell

Alarm Bell

Alarm bell adalah perangkat yang menghasilkan suara keras sebagai tanda peringatan kepada penghuni gedung untuk segera melakukan evakuasi. Suara keras dari alarm bell memastikan bahwa peringatan kebakaran dapat didengar dengan jelas oleh semua orang di dalam gedung.

Alarm seperti Horn Strobe Audio Visual Devices bisa menjadi salah satu pilihan ketika merangkai sistem fire alarm konvensional.

4. Indicating Lamp

Indicating lamp adalah lampu indikator yang menyala ketika sistem mendeteksi adanya kebakaran. Lampu ini biasanya dipasang di tempat yang mudah dilihat sehingga memberikan sinyal visual selain suara alarm.

5. Manual Push Button

Manual Push Button

Manual push button atau manual call point adalah perangkat yang memungkinkan penghuni gedung untuk secara manual mengaktifkan sistem alarm kebakaran jika mereka melihat atau mencium tanda-tanda kebakaran sebelum detektor mendeteksinya. Perangkat ini biasanya dipasang di tempat-tempat strategis yang mudah dijangkau.

Salah satu manual call point yang bisa Anda gunakan adalah MI-MCP-GLASS Manual Call Point, Titik panggil manual break-glass dari Honeywell Morley-IAS, menyediakan alarm kebakaran dengan satu titik awal yang mudah diinstal dan EN 54-compliant. Ideal untuk aplikasi komersial, ritel, dan perhotelan, memberikan respons cepat dan evakuasi yang aman dalam keadaan darurat.

Baca juga: Jenis dan Rekomendasi Sistem Alarm Kebakaran

 

Cara Kerja Sistem Fire Alarm Konvensional

Dirangkum dari situs NFPA, asosiasi resmi pemadam kebakaran di Amerika, sistem fire alarm konvensional bekerja dengan cara yang relatif sederhana namun efektif. 

Berikut cara kerjanya:

  • Detektor asap atau panas pada sistem fire alarm secara otomatis aktif saat mendeteksi asap atau kenaikan suhu yang mencurigakan.
  • Sinyal dari detektor dikirimkan ke Master Control Fire Alarm (MCFA) atau panel kontrol utama.
  • Panel kontrol mengaktifkan alarm bell, rotary lamp, indicator lamp, dan horn strobe untuk memberikan peringatan visual dan suara kepada penghuni gedung.
  • Respons cepat terhadap peringatan kebakaran memungkinkan evakuasi yang cepat dan langkah pencegahan yang tepat.
  • Informasi yang disediakan panel kontrol mencakup lokasi sumber kebakaran, seperti zona 1 di lantai 1 gudang atau zona 2 di lantai 2 ruang kerja.
  • Sistem ini dapat diintegrasikan dengan sistem proteksi kebakaran lainnya seperti fire hydrant, fire sprinkler, dan fire suppression system.

 

Keuntungan Menggunakan Sistem Fire Alarm Konvensional

Keuntungan Menggunakan Sistem Fire Alarm Konvensional

Menggunakan sistem fire alarm konvensional menawarkan sejumlah keuntungan, terutama bagi pemilik gedung dan manajer yang bertanggung jawab atas keselamatan bangunan.

Sebagai profesional di bidang sistem fire alarm, berikut beberapa keuntungan utama sistem konvensional yang diungkapkan client kami:

  • Biaya Terjangkau: Sistem fire alarm konvensional cenderung lebih murah dibandingkan dengan sistem addressable, sehingga menjadi pilihan yang ekonomis untuk bangunan berskala kecil hingga menengah.
  • Instalasi Mudah: Proses instalasi sistem ini relatif sederhana dan tidak memerlukan pengaturan yang rumit, sehingga bisa dilakukan dengan cepat oleh teknisi profesional.
  • Perawatan Mudah: Komponen sistem fire alarm konvensional mudah diakses dan dirawat, sehingga pemeliharaan rutin dapat dilakukan tanpa kesulitan.
  • Keandalan: Meskipun sederhana, sistem ini tetap memberikan keandalan tinggi dalam mendeteksi kebakaran dan memberikan peringatan dini, yang sangat penting dalam upaya penyelamatan.
  • Kompatibilitas: Sistem ini kompatibel dengan berbagai perangkat deteksi dan peringatan, sehingga memudahkan penambahan atau penggantian komponen sesuai kebutuhan.

Baca juga: Sistem Fire Alarm Full Addressable: Cara Kerja dan Manfaatnya

 

Vendor Instalasi Fire Alarm Semi Addressable Terpercaya

Sebagai penyedia peralatan keamanan terdepan, MBS CCTV memahami pentingnya menjaga keselamatan lingkungan Anda dengan sistem keamanan yang handal

Berdiri sejak 1998, MBS CCTV telah berkembang pesat dengan pengalaman dalam perencanaan, pengadaan dan maintenance instalasi keamanan terhadap kebakaran di berbagai perusahaan besar di Indonesia. Mengutamakan kepuasan pelanggan, dengan bukti review 4/5 di Google Maps.

MBS CCTV juga merupakan distributor resmi fire alarm dan access control dari brand-brand internasional seperti Honeywell, ZKTeco, Hikvision, SPC Indonesia dan brand ternama lainnya. Memastikan setiap produk yang Anda dapatkan berkualitas dengan jaminan garansi resmi.

Konsultasi gratis sekarang juga untuk deteksi dini keamanan gedung dari kebakaran. Kunjungi website MBS CCTV untuk informasi lainnya.

Read Next

Commercial Truck Tracking System Solusi Keamanan dan Efisiensi Bisnis
Jun 15, 2024
Commercial Truck tracking system menggunakan GPS untuk memantau lokasi dan perilaku kendaraan secara real-time. Simak artikel ini untuk mengetahui lebih lanjut!
Sistem Fire Alarm Konvensional Solusi Efisien untuk Keamanan Bangunan
Jun 15, 2024
Sistem fire alarm konvensional adalah sistem peringatan dini kebakaran untuk bangunan kecil hingga menengah. Simak artikel ini untuk mengetahui lebih lanjut!
Supplier CCTV Honeywell Indonesia Terpercaya
Jun 12, 2024
Di Indonesia, Honeywell telah dikenal sebagai salah satu merek CCTV teratas. Simak jika anda mencari supplier CCTV Honeywell resmi dan terpercaya.
Sistem dan Teknologi Automatic Border Control
Jun 11, 2024
Automatic Border Control (ABC) adalah sistem otomatis yang digunakan pada pintu masuk perbatasan seperti bandara atau pelabuhan. Yuk, ketahui lebih lanjut!
Tips Memilih Kamera CCTV Kantor yang Terbaik
Jun 01, 2024
Memilih CCTV untuk kantor juga tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa pertimbangan yang perlu dipikirkan saat memilih produk CCTV kantor.
Pentingnya Memasang CCTV Rumah Ibadah untuk Menjaga Keamanan
May 31, 2024
Sebagai penyedia CCTV yang terpercaya di Indonesia, MBS CCTV akan membahas pentingnya kamera CCTV rumah ibadah yang perlu Anda ketahui. Simak selengkapnya!